POP UP STORE
Stand, Design, Exhibition, Brand
Di Indoneaia saat ini banyak sekali fashion brand lokal yang memasarkan produk mereka secara online. Semakin banyak brand brand baru lokal yang hadir di tengah pasar Indonesia. Produk-produk tersebut saling bersaing untuk menarik perhatian masyarakat Indonesia. Umumnya, produk lokal yang baru hadir tersebut memasarkan produk mereka melalui media online.
Memasarkan produk dengan media online memiliki beberapa kelemahan seperti tidak ada komunikasi secara langsung antara produsen dan konsumen serta tidak dapatnya konsumen untuk melihat langsung produk yang dijual. Berbelanja secara virtual membuat konsumen tidak dapat merasakan dan melihat secara langsung kualitas dari produk yang dijual.
Berdasarkan hal ini, saat ini banyak produsen brand lokal yang hadir langsung di tengah masyarakat dengan mengikuti pameran. Selain itu, banyak pula produsen yang hadir secara langsung di hadapan konsumen dengan mendirikan sebuah toko sementara atau yang dikenal dengan istilah pop-up store.
Pop Up Store
Pop-up store merupakan sebuah toko sementara yang didirikan dalam jangka waktu tertentu untuk hadir di tengah masyarakat. Pop-up store tersebut digunakan sebagai sarana oleh para produsen untuk lebih mengenalkan produk mereka kepada masyarakat luas. Selain itu, dengan adanya pop-up store, produsen bertujuan agar kualitas produk mereka dapat dilihat secara langsung oleh konsumen.
Pop-up store tersebut dapat didirikan di luar ruangan (misal lapangan, taman) ataupun di dalam ruangan (misal pusat perbelanjaan). Umumnya, setiap kali produsen mendirikan pop-up store, pop-up store tersebut akan didirikan di lokasi yang berbeda dari lokasi sebelumnya. Para produsen pun akan membuat desain toko yang baru agar tetap menarik.
Bagi pengusaha kecil dan menengah, konsep pop-up ini memang memiliki beberapa kelebihan. Yang paling utama adalah biaya yang terjangkau. Karena sifatnya sementara dan ukurannya lebih kecil daripada gerai atau toko, biaya sewanya otomatis akan lebih murah.
Pop up store adalah offline store yang temporary. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan produk ke wilayah yang lebih luas. Selain itu, agar orang-orang di kota-kota tertentu bisa melihat produk secara langsung.
Ketentuan Pop Up Store
- Toko ini dapat dibentuk dengan struktur atau yang temporari atau ruang yang biasanya tidak terasosiasi dengan pusat retail. Pop-up store merupakan sebuah sarana pemasaran yang baru untuk menarik perhatian konsumen. Sarana ini ditujukan untuk dapat mempromosikan sebuah brand dan membangun brand image. Pop-up store menghadirkan pengalaman interaksi yang personal dengan sebuah brand. Messher menjelaskan bahwa pemajangan produk dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu:1) Wall display Menggunakan dinding interior merupakan cara utama untuk mendisplay produk. Menggunakan sistem ini diperlukan konstruksi dari panel yang dapat disesuaikan dalam setiap situasi untuk diletakkan gantungan.

2) Mid-floor fixtures Mid-floor fixtures dapat berbentuk meja, cabinet, ataupun yang mengelilingi di sekitar kolom.
- Storefront memberikan kesan pertama bagi setiap toko retail. Selain itu, bagian depan dari sebuah toko memberikan image dari sebuah brand melalui desain window display, main entrance, dan signage



- Desain dari shopfront haruslah mudah diingat dan secara jelas menerangkan identitas sebuah brand.
Tujuan Pop Up Store
- Mendekat ke Konsumen dengan Risiko Minimum
Tantangan membuka outlet permanen adalah investasi yang tidak kecil. Kalau ternyata ROI (Return On Investment) termasuk biaya operasional nya negatif, berarti kontribusi outlet tersebut terhadap bisnis negatif. Risiko inilah yang bisa diminimalisasi dengan pop-up store. Outlet mobile tidak permanen, investasi relatif lebih kecil dan exit strategy yang mudah.
- Market Test
Selain risiko investasi minimum, pop-up store juga bisa dipakai sebagai “market test“. Untuk melihat animo market di lokasi itu, sebelum dibuka permanen. Analisis, apakah traffic bagus, segmen market sesuai, daya beli sesuai, potensi penjualan tinggi, atau apakah ada keunikan market.
- Membangun Brand Awareness
Pop-up store dapat dipakai untuk brand yang punya misi mengedukasi market tentang brand nya. Hampir sama fungsi nya dengan outdoor media advertisement, hanya saja di sini fitur lebih lengkap dengan penyajian produk yang dapat langsung dibeli on-the-spot. Untuk brand yang sudah cukup kuat brand awareness nya pop-up store juga bisa berfungsi untuk reminder, atau teaser sebagai gesture mendekat ke konsumen.
- Aktualisasi Brand
Brand yang sangat besar biasanya juga memakai pop-up store, terutama untuk aktualisasi diri. Penegasan karakter yang ditampilkan dalam suatu karya seni berbentuk pop-up store. Salah satu pop-up store yang paling fenomenal adalah Chanel Mobile Art Pavillion, yang didesain oleh Zaha Hadid, diinagurasikan di Paris tahun 2007. 


Puma juga pernah membuat pop-up store Puma City, sebuah outlet gerilya hasil karya Rei Kawakubo dengan memakai gudang bekas.





















































